Lewati ke konten

Latihan Grammar

Imperative Sentence: Pengertian, Rumus, Contoh Kalimat, dan 30 Soal

Imperative sentence adalah kalimat perintah, larangan, permintaan, atau ajakan dalam bahasa Inggris. Rumusnya dimulai langsung dengan kata kerja bentuk dasar (V1) tanpa subjek, misalnya 'Close the door'; larangannya Don't + V1 ('Don't touch it'), dengan kata sifat memakai Be/Don't be ('Be careful', 'Don't be late'), dan ajakan memakai Let's + V1 ('Let's go').

Ditulis oleh Raheel AshrafPerkiraan waktu baca: 14 menit

Latihan gratis: 30+ Latihan Grammar Bahasa Inggris Gratis + Kunci Jawaban

Imperative sentence adalah kalimat perintah, larangan, permintaan, atau ajakan dalam bahasa Inggris. Rumusnya dimulai langsung dengan kata kerja bentuk dasar (V1) tanpa subjek: 'Close the door.' Untuk larangan, pakai Don't + V1: 'Don't touch the stove.' Kalau isinya kata sifat atau kata benda, wajib memakai be: 'Be careful.' / 'Don't be late.' Untuk ajakan, pakai Let's + V1: 'Let's go.' Supaya sopan, tambahkan please atau ubah jadi pertanyaan: 'Could you close the door, please?'

Kesalahan paling khas orang Indonesia ada di kata 'jangan'. Dalam bahasa kita, 'jangan' bisa langsung diikuti kata kerja ('jangan pergi') maupun kata sifat ('jangan malas', 'jangan telat'). Bahasa Inggris tidak begitu: Don't hanya bisa langsung bertemu kata kerja, sedangkan kata sifat butuh be di tengahnya. Jadi 'Don't late' dan 'Don't lazy' salah; yang benar 'Don't be late' dan 'Don't be lazy'. Kuis 30 soal di bawah melatih pola ini sampai refleks, dari perintah sederhana sampai permintaan sopan di email.

Kuis Imperative Sentence: 30 Soal

Pemanasan · level SMP

1.___ the door, please. It's cold in here.
2.Don't ___ late for the meeting tomorrow.
3.Please ___ quiet in the library.
4.___ touch the stove! It's hot.
5.Let's ___ to the canteen together.
6.Which sentence is a correct imperative sentence?
7.Terjemahan yang benar untuk 'Jangan berisik!' adalah...
8.___ careful! The floor is wet.
9.Don't ___ your phone during the exam.
10.Let's not ___ about it now. We're all tired.

Inti · level SMA

11.You need the slides from your lecturer. Which message is the most polite and correct?
12.Please ___ me know if you need any help.
13.Don't ___! Everything will be fine.
14.Pilih tanda baca yang paling tepat untuk peringatan keras: 'Watch out___ A car is coming!'
15.Kalimat mana yang BUKAN imperative sentence?
16.Never ___ your password with anyone.
17.Always ___ your hands before eating.
18.Let's go to the mall after school, ___?
19.Open the window, ___? It's really hot in here.
20.Please don't ___ noise. The baby is sleeping.

Tantangan · tes universitas

21.Terjemahan paling tepat untuk 'Jangan malu untuk bertanya.' adalah...
22.Could you ___ the report by Friday, please?
23.Bentuk negatif Let's yang paling standar untuk tulisan formal adalah...
24.___ angry with your little brother. He's only five.
25.Tanda resmi 'Dilarang merokok' biasanya ditulis...
26.___ come in and sit down! You're very welcome here.
27.Which sentence is correct?
28.Turn off the lights when you ___ the room.
29.Which opening line is correct in a business email?
30.Everybody ___ down, please. The test is starting.
Kunci jawaban dan penjelasanBuka setelah menyelesaikan latihan.
  1. 1. CloseImperative sentence selalu dimulai dengan kata kerja bentuk dasar (V1) tanpa subjek: Close the door. Tidak ada -s, -ing, atau to, karena subjeknya 'you' yang tidak ditulis.
  2. 2. beLate adalah kata sifat, bukan kata kerja, jadi larangannya butuh be: Don't be late. Bahasa Indonesia cukup 'Jangan telat', makanya banyak yang menulis 'Don't late', padahal itu tidak gramatikal.
  3. 3. beQuiet adalah kata sifat, jadi perintahnya memakai be dalam bentuk dasar: Please be quiet. Is dan are tidak dipakai di imperative karena kalimat perintah selalu memakai bentuk dasar.
  4. 4. Don'tLarangan dengan kata kerja: Don't + V1. 'Not touch' dan 'No touch' adalah terjemahan langsung dari 'jangan' atau 'tidak', dan doesn't salah karena subjek imperative selalu 'you', bukan he/she/it.
  5. 5. goLet's (let us) adalah ajakan dan selalu diikuti V1: Let's go. Padanannya 'ayo' atau 'mari'. Bentuk 'Let's to go' dan 'Let's going' sering muncul di tugas sekolah, tapi keduanya salah.
  6. 6. Open your book to page 20.Kalimat perintah dimulai dengan V1: Open your book. 'You must to open' salah karena setelah must tidak boleh ada to, sedangkan 'Opening' dan 'Opens' bukan bentuk perintah.
  7. 7. Don't be noisy!Berisik (noisy) adalah kata sifat, jadi rumusnya Don't be + kata sifat: Don't be noisy! Ingat: 'jangan' + kata sifat di bahasa Indonesia selalu menjadi 'Don't be' di bahasa Inggris.
  8. 8. BeCareful adalah kata sifat, jadi perintahnya Be careful. Be di sini bentuk dasar, sama seperti kata kerja lain di imperative. 'Are careful' akan terdengar seperti pernyataan yang terpotong, bukan perintah.
  9. 9. useSetelah Don't selalu V1: Don't use your phone. Use adalah kata kerja, jadi tidak perlu be. Bandingkan dengan 'Don't be noisy', yang butuh be karena noisy kata sifat.
  10. 10. talkBentuk negatif standar dari Let's adalah Let's not + V1: Let's not talk about it now. Not diletakkan setelah Let's, dan kata kerjanya tetap bentuk dasar.
  11. 11. Could you send me the slides, please?Ke dosen atau atasan, perintah langsung terdengar kasar. Ubah jadi pertanyaan dengan Could you + V1 dan tambahkan please. 'Send me the slides now' terlalu memerintah, sedangkan dua pilihan lain tidak gramatikal.
  12. 12. letPlease + V1: Please let me know. Ungkapan ini sangat umum di email dan berarti 'kabari saya'. Kata kerja setelah please tidak pernah mendapat -s, -ing, atau to.
  13. 13. worryWorry adalah kata kerja, jadi cukup Don't worry. 'Don't be worry' salah karena mencampur be dengan kata kerja. 'Don't worried' juga salah karena worried kata sifat dan butuh be di depannya: Don't be worried.
  14. 14. !Perintah biasa cukup diakhiri titik (Close the door.), tapi peringatan yang mendesak atau keras memakai tanda seru: Watch out! Tanda tanya hanya untuk permintaan berbentuk pertanyaan seperti 'Could you help me?'
  15. 15. She sits down.'She sits down' punya subjek dan kata kerja ber-s, jadi itu kalimat pernyataan (declarative). Tiga lainnya imperative: perintah, larangan dengan Don't be, dan ajakan dengan Let's.
  16. 16. shareNever + V1 adalah larangan yang lebih tegas dari Don't, artinya 'jangan pernah'. Kata kerjanya tetap bentuk dasar: Never share your password.
  17. 17. washAlways + V1 adalah perintah untuk kebiasaan: Always wash your hands. Jangan terkecoh oleh always yang biasanya muncul di simple present, karena di sini tidak ada subjek he/she, jadi tidak ada -es.
  18. 18. shall weQuestion tag untuk Let's selalu shall we, karena let's = let us dan kita ikut di dalam ajakan itu: Let's go, shall we? Will you dipakai untuk perintah biasa tanpa Let's.
  19. 19. will youPerintah biasa (subjeknya you) memakai question tag will you untuk melunakkan nada: Open the window, will you? Shall we hanya untuk Let's, sedangkan do you dan don't you tidak dipakai setelah imperative.
  20. 20. makeKolokasinya make noise (membuat suara berisik), jadi Please don't make noise. 'Don't be noise' salah karena noise kata benda, bukan kata sifat. Versi dengan kata sifat adalah 'Please don't be noisy'.
  21. 21. Don't be shy to ask.Shy (malu) adalah kata sifat, jadi wajib Don't be shy. 'Don't shy' adalah kesalahan klasik yang lahir dari pola 'jangan malu'. Versi yang juga natural: Don't be shy about asking.
  22. 22. sendPermintaan sopan berbentuk pertanyaan tetap memakai V1 setelah could you: Could you send the report? Ini cara paling aman untuk 'tolong kirim' di email kantor, lebih halus daripada 'Send the report'.
  23. 23. Let's not go yet.Rumus standarnya Let's not + V1. Dalam percakapan santai ada variasi lain (misalnya 'Let's don't' di sebagian ragam Amerika), tapi untuk tulisan dan ujian, pakai Let's not go.
  24. 24. Don't beAngry adalah kata sifat, jadi larangannya Don't be angry. 'Don't angry' adalah transfer langsung dari 'jangan marah', karena dalam bahasa Indonesia marah bisa terasa seperti kata kerja.
  25. 25. No smokingTanda larangan resmi memakai pola No + V-ing: No smoking, No parking, No swimming. Bentuk lengkapnya Do not smoke. 'Don't smoking' mencampur dua pola, dan 'No smoke' berarti 'tidak ada asap'.
  26. 26. DoDo + V1 di awal imperative membuat perintah terasa lebih hangat atau menekankan undangan: Do come in. Ini mirip 'ayo, silakan masuk'. Does tidak dipakai karena imperative tidak punya subjek he/she.
  27. 27. Don't forget your umbrella.Forget adalah kata kerja, jadi cukup Don't forget. Be hanya dipakai sebelum kata sifat atau kata benda. Pelajar yang baru belajar 'Don't be late' kadang menempelkan be ke semua larangan, itu kebalikan dari kesalahan 'Don't late'.
  28. 28. leaveImperative sering digabung dengan klausa when/if. Di dalam klausa when untuk masa depan, bahasa Inggris memakai simple present, bukan will: when you leave the room.
  29. 29. Please find the file attached.Please + V1 tanpa subjek: Please find the file attached. 'Please you find' adalah terjemahan 'mohon Anda temukan' yang tidak gramatikal. Hindari juga 'Please kindly find', karena dua penanda sopan sekaligus terdengar berlebihan.
  30. 30. sitImperative boleh menyebut siapa yang diperintah (everybody, somebody, you) tapi kata kerjanya tetap V1: Everybody sit down, please. 'Everybody sits down' adalah pernyataan, bukan perintah, dan please menandai bahwa ini perintah.

Pengertian dan Rumus Imperative Sentence

Imperative sentence adalah kalimat yang meminta, memerintah, melarang, atau mengajak. Subjeknya hampir selalu 'you', tapi tidak ditulis. Karena itu kata kerjanya selalu bentuk dasar (V1), tanpa -s, -ing, atau to. Cek dulu apakah kata setelahnya kata kerja atau kata sifat, karena rumusnya berbeda:

  • Perintah dengan kata kerja: V1 + objek/keterangan. Open the window. / Turn left at the mosque.
  • Larangan dengan kata kerja: Don't + V1. Don't touch that. / Don't park here.
  • Perintah dengan kata sifat/kata benda: Be + adjective/noun. Be careful. / Be a good listener.
  • Larangan dengan kata sifat: Don't be + adjective. Don't be late. / Don't be shy.
  • Ajakan: Let's + V1, negatifnya Let's not + V1. Let's start. / Let's not waste time.
  • Larangan tegas atau kebiasaan: Never/Always + V1. Never give up. / Always lock the door.
  • Penekanan atau undangan hangat: Do + V1. Do sit down. / Do let me know.
  • Tanda resmi: No + V-ing. No smoking. / No parking.

Satu pertanyaan sebelum menulis larangan: kata setelah 'jangan' itu kata kerja atau kata sifat? Kata kerja → Don't + V1. Kata sifat → Don't be + adjective.

Dari 'Jangan', 'Tolong', dan 'Ayo' ke Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia membentuk kalimat perintah dengan kata dan akhiran yang tidak punya padanan satu-satu: -lah, -kan, tolong, silakan, jangan, ayo, mari, dilarang. Peta berikut membantu memilih bentuk Inggris yang tepat:

  • Jangan + kata kerja → Don't + V1: Jangan pergi → Don't go.
  • Jangan + kata sifat → Don't be + adjective: Jangan telat → Don't be late. Jangan malas → Don't be lazy.
  • Tolong / mohon → Please + V1 atau Could you + V1?: Tolong bantu saya → Could you help me, please?
  • Silakan → Please + V1 atau Go ahead: Silakan duduk → Please have a seat.
  • Ayo / mari → Let's + V1: Ayo makan → Let's eat.
  • Dilarang → No + V-ing (tanda) atau Do not + V1 (aturan tertulis): Dilarang parkir → No parking.
  • Akhiran -lah (Duduklah, Makanlah) tidak diterjemahkan; cukup V1: Sit down. / Eat.

Kata yang terasa seperti kata kerja di bahasa Indonesia (marah, malu, takut, telat, sedih) adalah kata sifat di bahasa Inggris: angry, shy, afraid, late, sad. Semuanya butuh be.

Versi Sopan: Please, Could You, dan Question Tag

Imperative polos seperti 'Send me the file' tidak salah grammar, tapi ke dosen, atasan, atau klien bisa terdengar seperti perintah ke bawahan. Ada beberapa cara melunakkannya, dari yang paling langsung sampai paling halus:

  • Please di depan: Please send me the file. (netral, umum di email)
  • Please di belakang, dengan koma: Send me the file, please. (lebih santai)
  • Question tag: Send me the file, will you? (akrab, untuk teman atau rekan dekat)
  • Could you / Would you + V1: Could you send me the file? (sopan, paling aman ke atasan)
  • Would you mind + V-ing: Would you mind sending me the file? (sangat halus)
  • Hindari 'please kindly': cukup salah satu. Please send... atau Could you kindly send..., bukan Please kindly send.

Tanda Baca Imperative Sentence

  • Titik untuk perintah dan instruksi biasa: Turn left at the next corner.
  • Tanda seru untuk peringatan, perintah keras, atau emosi kuat: Stop! / Watch out! / Don't touch that!
  • Tanda tanya hanya kalau bentuknya pertanyaan: Could you help me? / Close the door, will you?
  • Koma sebelum please di akhir kalimat: Sit down, please. Tanpa koma kalau please di awal: Please sit down.
  • Koma setelah nama orang yang diperintah: Dina, open the window. / Open the window, Dina.
  • Di email kerja, hindari tanda seru berderet (Send it now!!!), karena terbaca seperti marah.

Kesalahan Umum (Salah → Benar)

  • Don't late! → Don't be late!
  • Don't shy, just ask. → Don't be shy, just ask.
  • Don't be forget your keys. → Don't forget your keys.
  • Let's to go. / Let's going. → Let's go.
  • Please kindly check the file. → Please check the file.
  • Please you sign here. → Please sign here.
  • Not touch the painting. → Don't touch the painting.
  • No smoke in this area. → No smoking in this area.

Cara Latihan Imperative Sentence

Kerjakan 30 soal di atas, lalu lihat pola kesalahanmu. Kalau yang salah kebanyakan soal Don't be, buat daftar sepuluh kata sifat yang sering kamu pakai setelah 'jangan' (malas, takut, sedih, sombong, telat) dan tulis versi Inggrisnya dengan Don't be.

Setelah itu, tulis lima instruksi untuk rekan kerja atau adik kelas, misalnya cara memakai printer kantor atau aturan kelas. Ubah setiap instruksi ke versi sopan dengan Could you. Tempel hasilnya ke pemeriksa tata bahasa PromGee untuk mengecek grammar dan ejaannya.

Lanjut berlatih

Pertanyaan Umum

Apa itu imperative sentence dan apa contohnya?

Imperative sentence adalah kalimat perintah, larangan, permintaan, atau ajakan yang dimulai dengan kata kerja bentuk dasar tanpa subjek. Contohnya: Close the door. (perintah), Don't touch it. (larangan), Be careful. (perintah dengan kata sifat), Let's go. (ajakan), dan Could you help me, please? (permintaan sopan).

Kenapa 'Don't late' salah, padahal artinya 'jangan telat'?

Karena late adalah kata sifat, dan Don't hanya bisa langsung diikuti kata kerja. Kata sifat butuh be: Don't be late. Bahasa Indonesia membolehkan 'jangan' diikuti kata sifat secara langsung, jadi pola ini terbawa ke bahasa Inggris. Hal yang sama berlaku untuk Don't be shy, Don't be angry, dan Don't be lazy.

Bagaimana membuat imperative sentence yang sopan?

Tambahkan please (Please send the file) atau ubah jadi pertanyaan dengan Could you atau Would you (Could you send the file?). Untuk teman, question tag will you juga bisa: Send it, will you? Hindari menumpuk please dan kindly sekaligus, karena malah terdengar kaku.

Masih Menulis 'Don't Late' Tanpa Sadar?

Tempel email, chat, atau tugas bahasa Inggrismu ke pemeriksa tata bahasa gratis PromGee. Kesalahan grammar dan ejaan, termasuk be yang hilang di kalimat perintah, ditandai langsung.

Cek Tulisanku Gratis

Sumber dan referensi

Lanjut membaca: panduan tata bahasa lainnya