Reported speech (indirect speech) adalah cara menyampaikan ulang ucapan orang lain tanpa tanda kutip. Rumus dasarnya: kalau kata kerja pelapor berbentuk lampau, mundurkan tense satu langkah. “I am tired,” she said → She said she was tired. “I will call you,” he said → He said he would call me. Lalu sesuaikan pronoun (I → she), keterangan waktu (tomorrow → the next day), dan tempat (here → there). Pertanyaan berubah menjadi urutan pernyataan: “Where are you?” → She asked where I was, bukan where was I. Perintah memakai told someone to / not to.
Bagi pelajar Indonesia, bagian tersulit justru langkah pertama. Dalam bahasa Indonesia, “Dia bilang dia lapar” tidak mengubah apa pun pada kata lapar, entah ucapannya kemarin atau tadi. Karena tidak ada kebiasaan memundurkan tense, banyak pelajar menulis *He said he is hungry untuk keadaan yang sudah lewat, atau *She asked where was I karena menyalin urutan kata pertanyaan aslinya. Kuis 30 soal di bawah tersusun bertingkat: pemanasan untuk backshift dan say vs tell, inti untuk pertanyaan dan keterangan waktu, dan tantangan untuk tense lanjutan, kata kerja pelapor seperti advise dan suggest, serta kasus tanpa backshift.
Kuis Reported Speech: 30 Soal dengan Pembahasan Instan
Pemanasan · level SMP
Inti · level SMA
Tantangan · tes universitas
Kunci jawaban dan penjelasanBuka setelah menyelesaikan latihan.
- 1. wasKata kerja pelapor said berbentuk lampau dan keadaannya sudah tidak berlaku (Rina sudah makan), jadi am mundur menjadi was. Dalam bahasa Indonesia “Rina bilang dia lapar” tidak berubah, itulah sebabnya is terasa benar padahal salah di sini. Were salah karena subjeknya she.
- 2. livedPresent simple live mundur menjadi past simple lived. Karena Dimas sudah pindah ke Bali, lives jelas salah: faktanya tidak lagi benar. Living tanpa was bukan kata kerja lengkap, dan live tidak cocok dengan subjek he.
- 3. toldKalau ada orang yang diajak bicara (me) langsung setelah kata kerja, pakai told: She told me that... Said tidak boleh langsung diikuti me. Kesalahan *said me muncul karena “dia bilang ke saya” diterjemahkan kata per kata.
- 4. saidTidak ada pendengar yang disebut, jadi pakai said: The driver said that... Told wajib punya objek orang (told us, told me), sehingga *told that salah. Talked dan spoke tidak dipakai untuk melaporkan isi ucapan dengan that.
- 5. hePronoun ikut sudut pandang pelapor: I milik Andi berubah menjadi he, dan you (yang berarti saya) menjadi me. Kalau I dipertahankan, kalimatnya berarti saya yang akan membantu, artinya terbalik. Will juga mundur menjadi would.
- 6. were watchingPresent continuous are watching mundur menjadi past continuous were watching. Kejadiannya kemarin sore, jadi are watching tidak lagi tepat. Was watching salah karena subjeknya they, dan watched mengubah aspek dari sedang berlangsung menjadi selesai.
- 7. to closePerintah dilaporkan dengan told + orang + to + verb dasar: told me to close. Bahasa Indonesia cukup bilang “Guru menyuruh saya menutup jendela” tanpa penanda to, sehingga to sering hilang. Closing dan closed tidak dipakai setelah told someone.
- 8. not to beLarangan dilaporkan dengan not to + verb dasar: told me not to be late. Don't tidak ikut pindah ke kalimat laporan. Bentuk *to don't be adalah gabungan dua pola yang sering muncul karena “jangan” diterjemahkan langsung menjadi don't.
- 9. couldn'tCan't mundur menjadi couldn't. Karena sekarang Budi justru pelatih renang, can't jelas tidak lagi benar. Doesn't tidak bisa menggantikan modal can, dan *didn't can tidak pernah sah karena modal tidak digabung dengan did.
- 10. the next daySari berbicara hari Senin lalu, jadi tomorrow miliknya adalah hari Selasa lalu, bukan besok dari sekarang. Karena itu tomorrow berubah menjadi the next day (atau the following day). The day before adalah perubahan untuk yesterday, arahnya terbalik.
- 11. I wasPertanyaan yang dilaporkan memakai urutan pernyataan: subjek dulu, baru kata kerja → where I was. Bentuk *where was I menyalin urutan pertanyaan asli, kesalahan yang sangat umum karena dalam bahasa Indonesia “dia tanya saya mau ke mana” tidak punya inversi sama sekali, jadi pelajar tidak sadar ada aturan urutan.
- 12. ifPertanyaan ya/tidak dilaporkan dengan if atau whether, lalu do/does hilang dan urutannya menjadi pernyataan: asked me if I liked durian. That dipakai untuk pernyataan, bukan pertanyaan, dan what akan mengubahnya menjadi pertanyaan informasi.
- 13. had finishedPresent perfect have finished mundur menjadi past perfect had finished karena pertanyaannya diajukan tadi pagi. Has finished salah subjek (I), dan *did finished menggabungkan did dengan bentuk lampau, kesalahan yang sama seperti *did you went.
- 14. had seenPast simple saw mundur menjadi past perfect had seen karena melihatnya terjadi sebelum saksi berbicara. Has seen tidak mundur sama sekali, sees mengubah makna menjadi kebiasaan, dan *have saw salah bentuk participle (seharusnya seen).
- 15. thereHere milik Lina adalah stasiun, sedangkan saya melapor dari tempat lain, jadi here berubah menjadi there. Bahasa Indonesia “dia bilang dia menunggu di sini” sering dibiarkan apa adanya, padahal sini dalam laporan berarti tempat pelapor, bukan tempat Lina.
- 16. He told me that he was busy.Told selalu butuh objek orang: told me that... Said tidak boleh langsung diikuti me (*said me), dan told tidak boleh langsung diikuti that (*told that). Kalimat terakhir kehilangan was, kebiasaan dari bahasa Indonesia yang tidak memerlukan kata kerja “to be” (dia sibuk).
- 17. we wereWhether + urutan pernyataan + backshift: whether we were ready. Ujiannya kemarin, jadi are tidak lagi tepat. Were we masih memakai inversi pertanyaan, padahal setelah if/whether urutannya harus subjek lalu kata kerja.
- 18. wouldWill mundur menjadi would, dan tonight menjadi that night karena malam yang dimaksud adalah malam kemarin. Will tidak cocok dengan that night yang sudah lewat, dan wants mengubah arti dari janji menjadi keinginan.
- 19. beforeAgo dihitung dari saat sekarang. Karena titik acuannya bulan Maret, bukan hari ini, ago berubah menjadi before (atau earlier): two weeks before. Later berarti sesudahnya, arahnya terbalik, dan since tidak dipakai dengan jangka waktu seperti ini.
- 20. isBackshift hanya terjadi kalau kata kerja pelapor berbentuk lampau. Di sini says berbentuk present dan ucapannya baru saja terjadi, jadi tense tidak berubah: says dinner is ready. Memundurkan ke was adalah koreksi berlebihan dari pelajar yang baru menghafal aturan backshift.
- 21. boilsFakta umum yang masih benar boleh tetap present: water boils. Had boiled salah karena menjadikannya kejadian sekali di masa lalu, is boiling berarti sedang mendidih sekarang, dan boil tidak cocok dengan subjek tunggal water.
- 22. to helpPermintaan sopan (Could you...?) biasanya dilaporkan sebagai asked + orang + to + verb: asked me to help her. Help tanpa to dan helping tidak dipakai setelah asked me, sedangkan *if help kehilangan subjek dan kata kerjanya.
- 23. I had boughtDid hilang dalam pertanyaan yang dilaporkan, urutannya menjadi pernyataan, dan bought mundur menjadi had bought: what I had bought. Did I buy dan had I bought sama-sama masih memakai inversi pertanyaan, sedangkan I did buy adalah bentuk penegasan yang tidak cocok di sini.
- 24. had been studyingPresent perfect continuous have been studying mundur menjadi past perfect continuous had been studying. Ucapannya tadi malam, jadi has been studying tidak lagi tepat. *Was been dan *have studying bukan bentuk yang sah.
- 25. advisedNasihat dengan should paling tepat dilaporkan memakai advised + orang + to: advised me to rest. *Said me to salah karena said tidak mengambil objek orang. *Suggested me to juga salah: suggest tidak memakai pola orang + to (lihat soal berikutnya).
- 26. takingAjakan Let's dilaporkan dengan suggested + verb-ing (suggested taking a taxi) atau suggested that we take/should take. Suggested to take dan suggested us to take adalah kesalahan sangat umum karena “menyarankan untuk” diterjemahkan langsung dengan to.
- 27. the day beforeYesterday milik Maya adalah hari Kamis seminggu lalu, bukan kemarin dari sekarang, jadi berubah menjadi the day before (atau the previous day). The next day adalah perubahan untuk tomorrow, arahnya berlawanan.
- 28. whetherPertanyaan ya/tidak dilaporkan dengan whether (atau if), dan whether paling wajar bersanding dengan or not. That hanya untuk pernyataan, sedangkan what dan which mengubahnya menjadi pertanyaan informasi yang tidak sesuai dengan kalimat aslinya.
- 29. us thatTold wajib langsung diikuti orang yang diberi tahu, tanpa to: told us that... *Told that adalah jebakan khas pelajar Indonesia karena “memberitahukan bahwa” terasa lengkap tanpa objek. *Told to us adalah campuran pola said to us dan told us.
- 30. it wasAda dua lapis pertanyaan tidak langsung di sini, dan keduanya memakai urutan pernyataan dengan backshift: if I knew what time it was. Was it masih memakai inversi, dan it is tidak cocok karena kejadiannya tadi malam. Inilah titik paling licin bagi penutur bahasa Indonesia, yang tidak punya inversi dalam pertanyaan.
Tabel Perubahan Tense dalam Reported Speech
Backshift berlaku ketika kata kerja pelapor berbentuk lampau (said, told, asked, explained). Setiap tense mundur satu langkah ke masa lalu. Kalau kata kerja pelapor berbentuk present (says, tells, asks), tense di dalam laporan tidak berubah.
- Present simple → past simple: “I work here.” → He said he worked there.
- Present continuous → past continuous: “I'm cooking.” → She said she was cooking.
- Present perfect → past perfect: “I've lost my key.” → He said he had lost his key.
- Past simple → past perfect: “I saw it.” → She said she had seen it.
- Present perfect continuous → past perfect continuous: “I've been waiting.” → He said he had been waiting.
- will → would, can → could, may → might, shall → should (untuk tawaran/saran).
- Past perfect, would, could, should, might, dan ought to tidak berubah karena tidak bisa mundur lagi.
Sebelum memilih jawaban, cek dua hal: kata kerja pelapornya lampau atau present? Dan apakah isi ucapannya masih benar sekarang? Kalau pelapornya lampau dan keadaannya sudah lewat, backshift wajib.
Perubahan Keterangan Waktu, Tempat, dan Pronoun
Keterangan waktu dan tempat berubah karena titik acuannya berpindah dari saat dan tempat pembicara asli ke saat dan tempat pelapor. Kalau laporannya disampaikan di hari dan tempat yang sama, kata aslinya boleh tetap dipakai.
- now → then / at that time
- today → that day; tonight → that night
- tomorrow → the next day / the following day
- yesterday → the day before / the previous day
- next week → the following week; last week → the week before
- two days ago → two days before / earlier
- here → there; this → that; these → those
- Pronoun mengikuti sudut pandang pelapor: “I'll help you,” Andi said to me → Andi said he would help me.
Jebakan yang Paling Sering Keluar di Soal Direct and Indirect Speech
- *He said me that he was busy → He told me that he was busy / He said that he was busy.
- *She told that the shop was closed → She told us that the shop was closed.
- *She asked where was I → She asked where I was (urutan pernyataan).
- *He asked me do I like coffee → He asked me if/whether I liked coffee.
- *The teacher told us don't run → The teacher told us not to run.
- *She suggested me to rest → She suggested that I rest / She advised me to rest.
- *My dad says he was tired (padahal baru saja bilang) → My dad says he is tired; pelapor present tidak memicu backshift.
Kenapa Orang Indonesia Sering Salah di Reported Speech
Bahasa Indonesia tidak mengubah bentuk kata kerja berdasarkan waktu. “Dia bilang dia lapar” dipakai untuk ucapan tadi pagi maupun tahun lalu, dan kata lapar tidak pernah berubah. Akibatnya, pelajar Indonesia tidak punya refleks untuk memundurkan tense, lalu menulis *She said she is hungry untuk keadaan yang sudah lewat. Masalahnya bukan tidak tahu rumus, tetapi tidak terbiasa mengecek kapan ucapan itu terjadi.
Kesalahan kedua berasal dari pertanyaan. Kalimat tanya bahasa Indonesia tidak membalik subjek dan kata kerja (“Kamu mau ke mana?”), jadi ketika pertanyaan Inggris dilaporkan, pelajar cenderung menyalin urutan aslinya: *She asked where was I. Kesalahan ketiga adalah terjemahan kata per kata dari “bilang ke saya” dan “memberitahukan bahwa”, yang menghasilkan *said me dan *told that. Ketiganya murni pola, sehingga bisa diperbaiki dengan latihan yang memaksa satu keputusan per kalimat.
Ucapkan tiga pertanyaan cek dalam hati setiap kali melaporkan: Kapan ucapannya? (tense) Siapa bicara ke siapa? (pronoun, say/tell) Apakah ini pertanyaan? (if/whether + urutan pernyataan).
Lanjut berlatih
Pertanyaan Umum
Apakah tense selalu harus dimundurkan dalam reported speech?
Tidak selalu. Backshift wajib ketika kata kerja pelapor berbentuk lampau dan isi ucapannya sudah tidak berlaku. Kalau kata kerja pelapor berbentuk present (She says...), tense tidak berubah, dan kalau isinya fakta umum atau masih benar saat dilaporkan (The teacher said the Earth goes around the Sun), tense present boleh dipertahankan.
Apa beda said dan told dalam indirect speech?
Told selalu diikuti orang yang diajak bicara (told me, told the class), sedangkan said tidak boleh langsung diikuti orang. Kalau ingin menyebut pendengar dengan said, tambahkan to: She said to me that she was tired. Jadi *said me dan *told that sama-sama salah.
Bagaimana cara mengubah kalimat tanya menjadi reported speech?
Untuk pertanyaan ya/tidak, pakai if atau whether; untuk pertanyaan dengan what, where, when, dan sejenisnya, pertahankan kata tanya itu. Lalu hapus do/does/did, ubah urutan menjadi subjek + kata kerja seperti pernyataan, dan mundurkan tense-nya: “Where do you live?” → He asked me where I lived.
Masih Ragu Saat Melaporkan Ucapan di Tulisanmu?
Tempel email atau tugas bahasa Inggrismu ke pemeriksa tata bahasa gratis PromGee. Kesalahan tense dan pola pertanyaan ditandai langsung dengan penjelasan berbasis AI yang bisa kamu baca dan pelajari.
Cek Tulisanku Gratis